Ringkasan Novela ‘Cinta Pertama’ (Первая любовь) – Ivan Turgenev

Saat itu Vladimir dan teman – temannya sedang bercerita tentang cinta pertama mereka. Di antara mereka, Vladimir adalah orang yang tidak pandai bercerita, namun Vladimir memiliki ide untuk menuliskan semua kisah cinta pertamanya. Dua minggu kemudian saat mereka berkumpul kembali, dia memberikan tulisannya kepada teman–temannya.

Dituliskan saat itu Vladimir Petrovitsy berumur 16 tahun. Dia dan keluarganya tinggal di Moskow sekitar dusun Nyeskoesynoye. Kehidupan Vladimir yang biasa saja seketika berubah dengan kedatangan Zinaida Alexandrovna, yakni anak dari Puteri Zasekina, tetangga baru mereka. Diam-diam Vladimir mencintai Zinaida pada pandangan pertama. Hal ini merubah kehidupan Vladimir menjadi lebih bersemangat dan berwarna. Seiring berjalannya waktu Vladimir dan Zinaida mulai saling mengenal dan menjadi dekat. Pada akhirnya kedekatan mereka membuat Vladimir mengetahui bahwa selama ini Zinaida mencintai lelaki lain, yang mana adalah Pyotr Vasilyevich, ayah kandung dari Vladimir. Tidak lama kemudian, setelah hubungan gelap antara Pyotr dan Zinaida diketahui, Vladimir sekeluarga pindah ke Petersburg untuk memulai kehidupan baru yang normal tanpa Zinaida.

Suatu ketika, Vladimir ikut pergi berkuda bersama Pyotr, ayahnya. Ternyata diam-diam Pyotr menemui Zinaida. Vladimir tidak menyangka bahwa dia akan bertemu lagi dengan Zinaida dan mengetahui bahwa ayahnya masih berhubungan dengan Zinaida. Vladimir sangat sedih dan kecewa. Sekitar dua bulan setelah kejadian tersebut, ayah Pyotr meninggal dunia. Sedikitpun Vladimir tidak pernah menaruh dendam kepada ayahnya, bahkan hingga di kematian ayahnya.

Empat tahun kemudian setelah Vladimir lulus dari universitas, dia mendengar kabar bahwa Zinaida sudah menikah dan sedang berada di Petersburg. Seminggu kemudian Vladimir bermaksud untuk mengunjunginya namun tanpa disangka ternyata Zianida telah meninggal saat sedang melahirkan anaknya. Kabar kematian Zinaida membuat Vladimir teringat tentang masa mudanya dan kenangan mereka. Pada saat yang sama, Vladimir tengah menghadiri kematian seorang perempuan tua miskin. Perempuan tua itu, semasa hidupnya memiliki kehidupan yang sangat menderita, namun dalam detik terakhir hidupnya perempuan tua itu terus berdoa kepada Tuhan untuk meminta pengampuanan. Melihat kematian perempuan tua itu, membuat Vladimir menjadi kasihan dan sedih dengan kehidupan yang pernah dialami Zinaida dan Pyotr ayahnya.

 

Daftar Acuan:

Turgenev, Ivan. (2009). Cinta Pertama (Sutiasumarga, Trans.). Jakarta: PT Dunia Pustaka Jaya.

Advertisements